LPM IAIN Palangka Raya Melakukan Benchmarking ke LPM UIN Alauddin Makassar

Makassar – Selasa 8 Desember 2020, Ihsan Mz, M.Psi selaku Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Palangka Raya melakukan kunjungan ke LPM UIN Alauddin Makassar. Dalam kesempatan ini, Ihsan Mz ditemui oleh Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu (APM) UIN Alauddin, Dr. Umar Sulaiman, M.Pd. Bertempat di ruang kerja Kepala Pusat APM, LPM IAIN Palangka Raya disambut dengan hangat.

Umar Sulaiman menyampaikan bahwa tupoksi Kapus APM adalah “mengomandoi” setiap kegiatan audit-audit di kampus, mengelola Beban Kerja Dosen (BKD), sertifikasi dosen, dan tugas-tugas lainnya. Sementara Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu (PSM) sebagai ujung tombak dalam kegiatan Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi, pengembangan kurikulum, dan sebagainya.

UIN Alauddin Makassar merupakan kampus di Provinsi Sulawesi Selatan yang telah mendapatkan Akreditasi “A”. Sebagai kampus yang sedang melakukan pembenahan dalam banyak aspek, LPM IAIN Palangka Raya merasa perlu untuk “berguru” ke UIN Alauddin khususnya di LPM.

“Pengelolaan mutu di UIN Alauddin sudah sangat baik. Didukung oleh SDM-SDM yang handal, UIN Alauddin telah menghasilkan banyak Program Studi yang terakreditasi A”, jelas Ihsan Mz sesaat setelah melakukan benchmarking di LPM UIN Alauddin. “Kami belajar banyak dari UIN Alauddin. Mereka menjelaskan mengenai pengelolaan kampus berbasis sistem yang didukung oleh UPT Pustipad (Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data) yang handal dan profesional”, tambah Ihsan.

Mengenai rekrutmen asesor BKD, Umar menjelaskan bahwa UIN Alauddin pernah melakukan dalam bentuk rekrutmen mandiri dan non-mandiri. Dalam bentuk non-mandiri, UIN Alauddin pernah mengutus dosen-dosen yang telah memenuhi syarat untuk ikut seleksi asesor BKD di Kopertais Wilayah IV Surabaya. “Kekurangan asesor BKD menjadi fenomena yang jamak ditemukan di kampus-kampus PTKIN, oleh karena itu kami berupaya untuk menambah asesor di UIN Alauddin. Selain asesor BKD, UIN Makassar juga dipercaya sebagai Perguruan Tinggi Penilai Sertifikasi (PTPS) dosen yang berasal dari berbagai kampus. Kami mendapat amanah untuk menilai dosen mana saja yang berhak mendapatkan sertifikat pendidik profesional”, jelas Umar.

Sebelum undur diri, Sekretaris LPM IAIN Palangka Raya menyerahkan cinderamata dan kenang-kenangan kepada LPM UIN Alauddin Makassar. “Kesempatan belajar ini sungguh sangat luar biasa. Kami mendapatkan banyak informasi berharga dan tips untuk mengelola mutu kampus menjadi lebih baik. Semoga silaturrahim ini bisa terus berlanjut dan semakin dikuatkan dengan kerjasama strategis di masa-masa yang akan datang”, tutup Ihsan.

Ihsan Mz, M.Psi. menyerahkan kenang-kenangan kepada Dr. Umar Sulaiman, M.Pd.