IAIN Palangka Raya Tambah Dosen Bersertifikat Pendidik

Palangka Raya – Rekrutmen sertifikasi dosen merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama. IAIN Palangka Raya di tahun 2020 tidak dapat bergabung mengikuti rekrutmen dikarenakan kuota terbatas. Maklum saja, penanganan wabah Covid-19 sedang jadi prioritas utama pemerintah. Namun tidak lama, hanya setahun saja, tahun 2021 rekrutmen sertifikasi dosen kembali dilaksanakan.

IAIN Palangka Raya ikuti penjaringan calon dosen sertifikasi yang dikelola melalui Lembaga Penjaminan Mutu. Penjaringan ini dimulai dengan pendataan dosen eligible (memenuhi syarat) tersertifikasi. Saat itu ada 44 dosen yang terdata. Menurut Ihsan Mz, operator sertifikasi dosen sekaligus Kapus Pengembangan Standar Mutu (PSM) LPM IAIN Palangka Raya, “Kebijakan rekrutmen telah diatur dan telah direvisi juga pada pedoman naskah akademik sertifikasi dosen yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendis di tahun 2021. Pemilihan calon dosen tersertifikasi tersebut diurutkan berdasarkan prioritas. Prioritas diurutkan mulai dari jabatan akademik/fungsional (Lektor Kepala, Lektor, Asisten Ahli), pendidikan terakhir (Doktor, Magister), pangkat dan golongan ruang, masa kerja sebagai dosen tetap dan terakhir usia dosen”. Keterangan ini disampaikan pada saat pertemuan penyamaan persepsi seluruh operator sertifikasi dosen PTKI se-Indonesia secara daring pada 2 September 2021 yang lalu.

Di penghujung tahun 2021, tepatnya pada tanggal 17 Desember 2021, Dirjen Pendis resmi umumkan kelulusan peserta sertifikasi dosen. Enam dosen IAIN Palangka Raya dinyatakan lulus sertifikasi sesuai dengan Keputusan Nomor 7081 Tahun 2021 Tentang Penetapan Kelulusan Peserta Sertifikasi Pendidik untuk Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun 2021. Keenam dosen telah menerima sertifikat pendidik di kantor LPM IAIN Palangka Raya (30/3). Suryanti, salah satu penerima sertifikat pendidik sampaikan kesannya, “Saya sebelumnya telah mengikuti seleksi serdos pada tahun 2019 dan tahun 2021 untuk kedua kalinya. Alhamdulillah, pada seleksi kedua ini saya bisa lulus. Saya juga ucapkan terima kasih kepada LPM yang dari awal telah memberikan informasi, memantau, mendampingi peserta serdos sampai dengan pengambilan sertifikat pendidik di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta”, ucap Suryanti.

Dalam penyerahan ini Sabarun turut ucapkan selamat kepada peserta. “Pertama-tama kami ucapkan selamat kepada seluruh dosen yang telah tersertifikasi. Semoga dengan lulus serdos menambah kualitas dan integritas serta profesionalisme dosen. Kami berharap ke depan akan semakin banyak dosen yang memperoleh sertifikat pendidik”. (rh)