Upaya Tingkatkan Mutu, LPM IAIN Palangka Raya Lakukan Studi Banding ke beberapa Perguruan Tinggi di Kalimantan Selatan

Rentetan kegiatan dalam rangka peningkatan Mutu terus dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya. Pada tanggal 14-18 November 2022 LPM melakukan kunjungan ke 3 (tiga) Perguruan Tinggi besar di Kalimantan Selatan di antara lain Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari dan Universitas Muhammadiyah (UM) Banjarmasin.

Pada kunjungan hari pertama LPM menyambangi kampus 1 (satu) ULM di Banjarmasin dan disambut oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Aminuddin Prahatama Putra, M.Pd dan Sekretaris LPM ULM, Dr. H. Abdi Fithria, MP serta seluruh tim LPM ULM. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat aula lantai 2 Rektorat ULM tersebut membahas seputar pelaksanaan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Peningkatan dan Pengendalian) di ULM. Di antaranya proses pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI), Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta proses sertifikasi ISO 9001:2015.

Pada kunjungan hari kedua di Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, LPM IAIN Palangka Raya disambut oleh Wakil Rektor 1 bidang Akademik UM Banjarmasin, Hiryadi, Ns M.Kep. Sp.Kom, ketua LPM UM Banjarmasin, Hendera M.Farm., Klin, seluruh tim LPM serta Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas dan Unit Penjaminan Mutu (UPM) Program Studi UM Banjarmasin. Kunjungan hari kedua bertujuan untuk menggali informasi terkait pengisian Instrumen Suplemen Konversi (ISK) yang telah dilakukan oleh UM Banjarmasin serta pemanfaatan Sistem Informasi Penjaminan Mutu yang digunakan untuk pelaksanaan AMI dan Monev di UM Banjarmasin.

Kunjungan hari terakhir di UIN Antasari bertempat di kampus 1 (satu) kantor LPM UIN Antasari Banjarmasin. LPM IAIN Palangka Raya disambut oleh Ketua LPM UIN Antasari, Dr. Syaugi Mubarak Seff, MA beserta seluruh tim LPM UIN Antasari Banjarmasin. Forum di hari terakhir banyak membahas seputar sistem pelaksanaan Beban Kerja Dosen (BKD), pengelolaan Tracer Study dan Survei Kepuasan.

Dari seluruh rangkaian kegiatan studi banding tersebut best practice yang dapat diimplementasikan di IAIN Palangka Raya antara lain pentingnya pengembangan sistem informasi dan aplikasi penunjang peningkatan mutu seperti e-SPMI, e-AMI maupun e-Monev dan lain-lain yang sangat mendukung kelancaran pelaksanaan siklus penjaminan mutu.