Konversi Peringkat Akreditasi Perguruan Tinggi, LPM Submit Dokumen Instrumen Suplemen Konversi (ISK)

Palangka Raya – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya lakukan Submit dokumen Instrumen Suplemen Konversi (ISK) Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) ke Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO). Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut atas instruksi Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Prof. Dr. Ahmad Dakhoir, S.H.I., M.H.I., agar IAIN Palangka Raya segera mengajukan konversi peringkat Institusi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Pengajuan ISK didasarkan pada Surat Elektronik BAN-PT Nomor 602/BAN-PT/PMT1/2022, perihal Hasil Penghitungan ke-1 Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi (PEPA) yang menyebutkan bahwa, “Setelah 6 (enam) bulan terbitnya Surat Keputusan dan Sertifikat perpanjangan peringkat akreditasi, Program Studi atau Perguruan Tinggi yang memiliki Peringkat Terakreditasi A atau B wajib mengajukan usulan konversi peringkat dari A ke Unggul, B ke Baik Sekali dengan menggunakan ISK”.

Submit dilaksanakan pada hari Kamis (7/9) pukul 09.30 bertempat di ruang rapat bersama (LPM dan LPM2) yang dihadiri langsung oleh Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Direktur, Wakil Direktur Pascasarjana serta seluruh tim LPM. Dalam proses konversi peringkat akreditasi perguruan tinggi ini, tim ISK menyusun dua jenis data yaitu data yang bersifat kualitatif dan dokumen yang bersifat kuantitatif (dalam format excel). Format isian yang harus diisi diantaranya adalah data data dosen tetap dan tidak tetap perguruan tinggi, siklus Sistem Penjaminan Mutu (SPMI), pelampauan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI), mekanisme penjaminan mutu menuju Outcome Based Accreditation (OBE), akreditasi program studi dan publikasi ilmiah.