LPM Gelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) dalam Upaya Pengendalian Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi

Palangka Raya – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Palangka Raya menggelar kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen pasca berakhirnya rangkaian kegiatan Audit Mutu Internal di tingkat PT, Unit, Lembaga, UPPS dan Prodi. RTM merupakan salah satu tahap dalam Siklus PPEPP yang wajib dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi dalam upaya pengendalian manajemen sistem penjaminan mutu Internal. Rapat ini digelar pada hari Selasa, 13 Februari 2023 di Aula Asmaul Husna IAIN Palangka Raya. RTM dibuka oleh Rektor IAIN Palangka Raya dan dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan Perguruan Tinggi, jajaran Rektorat, Dekanat, Ketua Unit, Ketua Lembaga, Auditor dan Auditee pada pelaksanaan AMI Siklus Tahun 2023.

Rektor IAIN Palangka Raya, Prof. Dr. Ahmad Dakhoir, S.H.I., M.H.I. dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dalam menjaga keberlangsungan siklus PPEPP setiap tahun yang ditandai dengan pelaksanaan AMI (Audit Mutu Internal), RTM (Rapat Tinjauan Manajemen) dan ATL (Audit Tindak Lanjut). Dalam kesempatan tersebut Rektor juga menampilkan isi pakta integritas yang berisi komitmen kinerja Rektor Kepada Menteri Agama, yang salah satunya berhubungan langsung dengan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu dan Akreditasi PT.

“LPM merupakan cermin yang memantulkan temuan-temuan serta permasalahan melalui Audit Mutu Internal untuk ditindaklanjuti dalam bentuk Kebijakan oleh unsur pimpinan terkait. Hasil RTM menjadi dasar penyusunan Program Kerja Program Studi, UPPS, Unit, Lembaga dan perguruan Tinggi agar sistem tetap berjalan di koridor yang tepat menuju pencapaian indikator kinerja dalam Standar SPMI,” ungkap Dr. Muhammad Nasir, M.Pd. Ketua LPM IAIN palangka Raya, dalam sambutannya mengawali kegiatan pembukaan RTM.

Terdapat 7 (tujuh) aspek penting yang dibahas dalam kegiatan RTM tahun 2023, yaitu:

  1. Hasil Audit Mutu Internal
  2. Umpan Balik (Hasil Survey Kepuasan Pemangku Kepentingan)
  3. Kinerja Proses dan Kesesuaian Produk
  4. Status Tindakan Pencegahan dan Perbaikan
  5. Tindak Lanjut dari RTM Sebelumnya
  6. Perubahan yang Mempengaruhi Sistem Mutu (Peraturan Baru)
  7. Rekomendasi untuk Peningkatan

Hasil Audit Mutu Internal difokuskan membahas temuan-temuan Audit Rektorat, Lembaga serta temuan di tingkat Prodi yang harus diselesaikan di tingkat Institut. Pembahasan selanjutnya dilanjutkan dengan pemaparan hasil ekspos 6 (enam) survey kepuasan pemangku kepentingan dan tindak lanjut dari RTM tahun 2022. Paparan materi RTM ditutup dengan pembahasan PermendikbudristekNomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan dan PerBANPT No. 16 Tahun 2023 tentang Implementasi Mekanisme Automasi Pada Akreditasi Prodi.

Para peserta RTM yang terdiri dari auditor dan auditee aktif melakukan diskusi dan membahas temuan-temuan dalam AMI serta tindak lanjut yang harus dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan pencapaian target kinerja. Adapun rekomendasi peningkatan yang akan dilakukan oleh PT yaitu meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan internasional terkait Tri Dhama Perguruan Tinggi, peningkatan jumlah Prodi dengan predikat akreditasi unggul, serta penjajakan akreditasi internasional sesuai Perjanjian Kinerja rektor.

RTM ditutup dengan penandatanganan hasil RTM oleh Rektor yang menandakan komitmen pimpinan PT untuk tetap menjaga siklus penjaminan mutu internal serta upaya tindak lanjut temuan-temuan yang dibahas dalam Rapat Tinjauan Manajemen. (nis)